Tuesday, 4 December 2012

Di Belanda, Tapi di Indonesia..


Di Belanda


Tapi di Indonesia


Di Belanda, tepat waktu itu selalu nomor satu

Tapi di Indonesia, acara di undangan ditulis jam 08.00, tapi mulainya jam 10.00

Di Belanda, gak peduli orang penting, kalau dia telat, dia akan duduk di tempat paling belakang

Tapi di Indonesia, acara gak akan mulai kalau orang penting itu belum dateng, walaupun sudah waktunya

Di Belanda, semua bus dan kendaraan tidak boleh berhenti sembarangan, harus di halte atau tempat parkir, kalau enggak bakal kena denda.

Tapi di Indonesia, angkot ngetem dimana-mana, memberhentikan penumpang seenaknya, akibatnya bikin macet jalanan, bunyi klakson dimana-mana, dan penumpang jadi manja tidak terlatih berjalan kaki.

Di Belanda, semua orang berjalan cepat, seakan waktu adalah uang

Tapi di Indonesia, semua orang berjalan dalam tempo sangaaat lambat

Di Belanda, semua orang berkata halo, menyapa orang yang ditemui walaupun tidak saling mengenal

Tapi di Indonesia, adat seperti itu sudah tidak ada lagi di kota-kota besar, hanya di pedalaman

Di Belanda, jika sesudah berbelanja, memakai kantong plastik itu harus membayar, karena dianggap tidak ramah lingkungan

Tapi di Indonesia, di warung pun disediakan plastik dimana-mana akibatnya sampah juga dimana-mana

Di Belanda, semua orang sadar akan membuang sampah pada tempatnya, tentang organik dan nonorganik

Tapi di Indonesia, sudah tahu ada tulisan dilarang membuang sampah sembarangan, tetap saja sampah bertumpuk dimana-mana, bahkan di alam yang dilindungi dan tempat wisata


Tapi di Indonesia, disanalah terdapat cinta 

No comments:

Post a Comment