Tuesday, 25 December 2012

Pelangi pergi membawa kehidupan



Semenjak kamu pergi, semua warna yang ku lukis menjadi hitam.

Tidak lagi berwarna seperti pelangi.

Kemudian yang lain datang, tapi warna yang mereka tawarkan semuanya putih,

dan itu membosankan.

Aku merindukanmu? Ah, tidak.

Seseorang yang baru pasti akan datang,

dan ia akan menawarkan warna yang lebih indah dari sang pelangi.

Ia akan datang,

menawarkan warna kehidupan. :)

Difference between us


Saturday, 22 December 2012

Habibie & Ainun



Ketika saya mendapat tugas pelajaran paragraph writing untuk menulis tiga orang hebat yang memengaruhi, saya menulis nama tiga perempuan; Kartini, Oprah Winfrey dan Ibu Ainun Habibie. Khusus yang terakhir, saya menulis tentang Almh. Ibu Ainun Habibie karena saya mengagumi kecerdasan dan kesetiaan beliau dalam mendampingi sosok lelaki hebat dalam suka dan duka, dari yang belum menjadi apa-apa, belum memiliki apa-apa, hingga akhirnya menjadi orang yang dibanggakan di negara ini, juga di Eropa dan dunia.
Saya sempat kaget ketika mendengar dosen saya tertarik dengan tokoh yang saya ceritakan, dan beliau kemudian menceritakan kalau ibu Ainun adalah saudara istri beliau.
Dan kemudian muncul film yang diangkat dari buku yang ditulis Bapak Habibie tentang ibu Ainun. Dalam buku itu saya sangat tersentuh dengan puisi yang Pak Habibie tulis untuk Ibu Ainun,


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena aku tahu bahwa semua yang ada pasti mjd tiada pada akhirnya
dan kematian adalah sesuatu yang pasti
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak demikian hebat
adalah kenyataan bahwa kematian benar2 dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba2 hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini
mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang.
Tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini

selamat jalan,


kau dariNya dan kembali padaNya


kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada

. selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku
. selamat jalan,
calon bidadari surgaku


Sunday, 16 December 2012

That is Why I'm Afraid


You say that you love the rain, but you open your umbrella when it rains.

You say that you love the sun, but you find a shadow spot when it shines.

You say that you love the wind, but you close the windows when it blows.

That is why I'm afraid, you said that you love me too.

- William Shakespeare or Bob Marley or who else somebody said it??

Wednesday, 12 December 2012

Happily Ever After Does Exist ♥

Happily ever after does exist..... eventhough it's only in fairytales :')



#disney #belle #snowwhite

Tuesday, 11 December 2012

Cinta Itu Masih Ada

Aku mencintai seni dan keindahan.
Ketika aku kecil, membuat prakarya dan menulis adalah jam yang selalu aku tunggu setiap minggunya.
Namun tidak ketika aku besar dan menjadikannya kewajiban.
Cinta itu dikurung dalam sebuah kotak bernama akademika, dan dikontrol oleh sebuah kunci bernama aturan SKS yang membuatku tidak bebas untuk berkarya.
Ya sudahlah, cintaku itu hanya dituntut, bukan dimusnahkan.

Setidaknya, cinta itu masih ada.


Salam, mahasiswi sastra yang mencintai perpaduan keindahan seni rupa dan bahasa.

Bertemu Realita

Mimpi itu bodoh dan membodohi.
Tapi di dalamnya justru tercipta bahagia.
Ya sudahlah, biarkan. Toh, nanti ia akan bangun.
Ia akan sadar.
Dan ia akan menghadapi realita, 
...secepatnya.

Tuesday, 4 December 2012

Di Belanda, Tapi di Indonesia..


Di Belanda


Tapi di Indonesia


Di Belanda, tepat waktu itu selalu nomor satu

Tapi di Indonesia, acara di undangan ditulis jam 08.00, tapi mulainya jam 10.00

Di Belanda, gak peduli orang penting, kalau dia telat, dia akan duduk di tempat paling belakang

Tapi di Indonesia, acara gak akan mulai kalau orang penting itu belum dateng, walaupun sudah waktunya

Di Belanda, semua bus dan kendaraan tidak boleh berhenti sembarangan, harus di halte atau tempat parkir, kalau enggak bakal kena denda.

Tapi di Indonesia, angkot ngetem dimana-mana, memberhentikan penumpang seenaknya, akibatnya bikin macet jalanan, bunyi klakson dimana-mana, dan penumpang jadi manja tidak terlatih berjalan kaki.

Di Belanda, semua orang berjalan cepat, seakan waktu adalah uang

Tapi di Indonesia, semua orang berjalan dalam tempo sangaaat lambat

Di Belanda, semua orang berkata halo, menyapa orang yang ditemui walaupun tidak saling mengenal

Tapi di Indonesia, adat seperti itu sudah tidak ada lagi di kota-kota besar, hanya di pedalaman

Di Belanda, jika sesudah berbelanja, memakai kantong plastik itu harus membayar, karena dianggap tidak ramah lingkungan

Tapi di Indonesia, di warung pun disediakan plastik dimana-mana akibatnya sampah juga dimana-mana

Di Belanda, semua orang sadar akan membuang sampah pada tempatnya, tentang organik dan nonorganik

Tapi di Indonesia, sudah tahu ada tulisan dilarang membuang sampah sembarangan, tetap saja sampah bertumpuk dimana-mana, bahkan di alam yang dilindungi dan tempat wisata


Tapi di Indonesia, disanalah terdapat cinta