Yeay! My first
post in 2016!
Anyway, this holiday should be awarded as the
most random, spontaneous ever after 21-year living.
Kenapa? Karena tiba-tiba
aja saya mengisi liburan ini dengan magang.
Prosesnya sangat panjang
deh ceritanya. Iseng banget sumpah karena saya bukan tipe orang yang suka
bekerja. Saya jauh lebih suka belajar; membaca jurnal, membuat paper analisis,
atau memahami teori daripada bekerja. Walaupun belajar bisa di mana aja sih termasuk
magang ini. Tetapi karena jurusan saya tidak menganjurkan mahasiswanya untuk
magang jadi saya merasa tidak perlu. Mungkin karena persepsi orang-orang
mengenai jurusan kami adalah menjadi peneliti, ilmuwan, sastrawan, penulis,
penerjemah, bukan sesuatu yang aplikatif di lapangan sehingga tidak ada mata
kuliah magang atau Job Training. Saya juga lebih ingin jadi seorang ahli linguistik saja daripada karyawan. Tapi gak ada salahnya tiba-tiba mencoba magang.
Liburan-liburan saya
sebelumnya juga selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan menyenangkan. Seperti les
membatik mulai dari batik Yogya, Solo, sampai batik Sunda lulus deh tuh wkwk.
Lalu ada cerita liburan mengeksplorasi sejarah Majapahit dan Jawa kuno bersama
teman-teman IYCCA. Terus belajar melukis dengan media getah karet. Dan sisanya ikut semester pendek karena dahulu saya
bercita-cita untuk lulus cepat. DULU. Wkwkwk. Dulu loh.
Jadi awalnya, saya dan
teman saya, Wisny, sama-sama mau magang. Jadi kami barengan terus tuh
mengurusnya dari awal bulan Desember. Mulai dari ngurus surat magang yang super
ribet (Zbl deh sama birokrasi fakultas kami), dan akhirnya kami melamar magang
tanpa surat kampus tapi surat permohonan pribadi wkwk. Setelah semuanya
terkumpul dan juga mencocokkan jadwal, akhirnya kami berangkat tuh ke Jakarta.
Saya dari Bogor dan dia dari Depok. Kami langsung menuju gedung Kompas Gramedia
majalah di Kebon Jeruk. Why KG? Karena di situ ada majalah Bobo huhuhu. Impian
saya dari dulu untuk jadi penulis anak-anak. Dan satu-satunya wadah yang bisa
menampung saya untuk belajar ya majalah Bobo itu. Tapi akhirnya kami ditolak
karena perusahaan tersebut cuma mau menerima peserta magang dari Fikom. Huhuhu whyyy. Saya kan
juga belajar membaca-menulis dari semester 1-4 dengan jatuh bangun karena
membaca dan menulis tidak sesederhana yang dikira, saya mempelajari children
literature dengan susah payah, bahkan 4 paper penelitian saya objeknya
adalah anak-anak.... :'(
Ya sudah, life goes on
ma bro. Setelah mencoba lagi namun sudah penuh di mana-mana (karena mendadak
juga sih ngurusnya, biasanya mengurus magang tuh 2-3 bulan sebelumnya) akhirnya
saya sempet pasrah. Ya sudah lah, mungkin liburan kali ini emang waktunya
ngurusin skripsi dengan fokus. Tetapi hidayah tiba-tiba muncul wkwk. Saya mau
cari magang di luar Jakarta! Nah, tiba-tiba saya kepikiran untuk magang di luar
Jakarta. Sekalian liburan. Apalagi kalau magangnya di tempat yang menenangkan
seperti Nusa Tenggara atau Kalimantan. Akhirnya Dinas Pariwisata menjadi
pilihan saya karena tempat tersebut mewadahi kecintaan saya untuk jalan-jalan
dan bersenang-senang hahaha. Dan…. Saya akhirnya magang di Dinas Pariwisata
kota Batu mulai Senin besok! Dan secara mendadak juga akhirnya saya berangkat ke Nangor untuk mengurus surat magang, dan kerennya, yang kedua kali itu surat magangnya langsung jadi sehari! (Coba dari dulu deh Pak....)
Kota Batu itu awalnya
secara administratif satu kota dengan Malang. Tetapi akhirnya Batu menjadi kota sendiri. Batu dengan
hawanya yang sejuk karena daerah pegunungan dan banyak kebun apel, saya rasa
akan menjadi tempat yang sangat menyenangkan untuk mengisi 5 minggu kegiatan
magang ini! Saya bisa naik sepeda setiap hari ke tempat kerja, terus pulangnya
minum susu atau makan ketan susu. Ahhhh can’t wait! Tapi di satu sisi saya
deg-degan parah juga sih soalnya ini pertama kalinya saya bekerja secara profesional
wkwkw. Biasanya kan cuma ikut kepanitiaan atau mengajar. Ya ampuuun. Semoga nyaman
dan menyenangkan deh! Duh, deg-degan sekali!
No comments:
Post a Comment