Tuesday, 2 September 2014

YOLO Again


I know every human should face the test to make them been positioned in a higher level. If you didn't want to go through it, then you would be trapped forever in your shitty place, a so-called comfort zone.

For some reasons, I do. I feel happy in my phase right now -- happily hanging around with my friends, those sleeping beauty times -- who knows I could miss those so much.
But as I grow older, I know responsibility is not just a thing I could take for granted. It is the heaviest thing I ever bear. And I am afraid of any possibilities which can make it fall off. Thus, I should face it. No matter how hard I am trying to avoid it, no matter how loud I shout to the world that I don't want to, that test will always come and I have to pass it.

Seeing what I have been through back then and what I will have been through next leave me with a big uncertainty,

"Can I pass those all?"

---

1. Kuliah

Masih menyisakan kegalauan yang luar biasa. Memilih antara Linguistik atau Sastra.
Terkadang hati lebih memilih linguistik karena terbiasa belajar dan menyukai pelajaran-pelajaran eksak di mana semua pertanyaan memiliki jawaban yang pasti. Memang pusing sih pasti dengan materi sebanyak itu yang harus dipelajari. Belum lagi mencari sampel data di lapangan, berhitung matematika bahasa, tapi kegunaannya juga sangat dekat dengan realita.
Tapi saya juga tidak bisa berbohong kalau saya mencintai keindahan yang ditawarkan Sastra. Saya suka membaca, menulis (walaupun tulisan saya tidak pernah dinilai bagus). Sastra mengajarkan saya cara berpikir yang luar biasa. Berbicara dengan orang-orang Sastra pun selalu menyenangkan.
Tuh kan, jadi bingung. Tapi peminatan harus diambil semester ini, biar semester 7 udah bisa nyicil skripsi... Mau magang juga kan... Bukan ngoyo, tapi memaksimalkan setiap kesempatan.

2. Opera Budaya

I thought it's already over, but it isn't. Hey, come on, sertifikat 800 mahasiswa baru, sertifikat puluhan panitia, booklet, sortir foto. Oh my... Semangat dekdok yang satu per satu kesayanganku sudah pada tumbang :( Semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan kekuatan.

3. Gates

Walaupun mau ngeluh sudah capek sekali sama materi kuliah yang makin membuat pusing, urusan opera budaya yang belum selesai, tapi ini komitmen. Aku juga belum bisa merasa tenang kalau Gates belum beres. Alhamdulillah punya bos baik seperti Meutia dan Dudu. Semoga Gates ini sukses dan jadi kenangan indah untuk Sasing 2014 :')

4. IYCCA

Karena mendahulukan Opera Budaya dan Gates, banyak projects IYCCA yang terbengkalai. Maafkan saudara-saudarakuuuu... Kaos IYCCA yang mandek karena designnya belum dibuat juga, hiks maafkan jadi belum mulai berwirausaha. Project Satria Nusantara yang jadi lamban karena gak bisa terus kalau disuruh kumpul... Tapi orang-orang IYCCA memang orang-orang hebat. They do something. Gak kehitung betapa bangganya gue ngeliat anggota-anggotanya yang muncul di pamflet Gerlam karena ikut lomba inilah, jadi delegasi itulah. Semoga gue bisa nyusul! HA HA.
Kita saudara, IYCCA adalah rumah. Kita memulai IYCCA dari nol bareng-bareng, semoga kita semua bisa menyukseskan IYCCA bersama, begitu pula dengan anggotanya yang ikut sukses. Amin. :')

Dan cerita tentang keisengan ikut panitia seminar internasional... Hahaha bantu-bantu ajalah.
Futsal pembawa bahagia karena di dalam badan yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Haha.
Mencoba ikut Debating Club untuk menambah kepercayaan diri dan mengurangi nervous berlebihan kalau berbicara di depan publik.
Terakhir, dari PKM yang akhirnya beres juga setelah 3 jilid. Dadah Banyuresmi, I'll miss you.. :')

---

Remember Nurina, YOU ONLY LIVE ONCE.



No comments:

Post a Comment