Thursday, 7 November 2013

English or Indonesian

Tapi saya anak sastra Inggris..
Karya sastra yang saya pelajari semuanya dari negara yang di sana itu, bahkan terkadang saya terpengaruh juga sama budaya dan pemikiran yang terkadang menurut saya sangat tidak Indonesia-wi.
Banyak anak-anak dari kalangan menengah hingga menengah ke atas yang orangtuanya lebih memilih untuk menyekolahkan anak-anaknya di international school atau paling tidak private school yang kata pengantarnya berbahasa Inggris. Tidak heran keponakan-keponakan saya bahkan adik saya terkadang jauh lebih jago ngomong bahasa Inggris daripada saya sendiri yang anak sastra Inggris hahaha.
Bacaan dari New York Times di bawah ini cukup ngena nih buat saya sebagai anak sasing. Ah...
Indonesian's Focus' on Language is Often English

Tautan: http://www.nytimes.com/2010/07/26/world/asia/26indo.html?pagewanted=all&_r=3&

Gak ada kesimpulan di tulisan ini karena ini bukan tulisan argumentatif hehe. Cuma mau share berita tersebut aja yang saya juga bingung menentukan posisi saya, setuju atau gak, nih?

Tuesday, 29 October 2013

Nothing is Impossible, kok!


Aku tahu aku masih jauh dari kata sholihah itu.
Tapi aku ingin sekali menjadi seperti itu.
Bukankah sebaik-baiknya perhiasan di dunia adalah perempuan sholihah?
Semoga nantinya,
Mataku dapat menyejukkan hati karena dapat melihat kebaikan-kebaikan di sekitarku.
Perkataanku menjadi kata-kata yang paling menenangkan karena selalu berkata yang baik.
Senyumanku akan melembutkan hati karena kejujuran dan ketulusan yang terpancar darinya.

Semoga nantinya,

Aku adalah perempuan yang dapat menjaga dirinya dengan baik, dan dapat memberikan kebahagiaan untuk kedua orangtua dan orang-orang di sekitarku.

Susah bukan berarti tidak mungkin kan?

:D

Saturday, 26 October 2013

What Happened on Last Friday

What happened on last Friday.

If you think it is TGIF and I had great party yesterday.... Nope it is not.

Well, let's see..

Hari Jumat adalah hari dimana gue ikut mentoring yang diadakan DKM di fakultas gue. Awalnya gue gak tau sih, cuma alhamdulillah berhubung punya temen yang sholihah yang mau mengajak teman-temannya menuju jalan kebenaran (Jarang banget loh ada anak sasing yang kayak begitu, you can always count how many it is) akhirnya gue ikutan deh. Jadi kita berlima; gue, Shifa Hida, Vera, dan Bunga, belajar untuk menjadi pribadi yang lebih dekat dengan sang pencipta. Dan teteh mentornya adalah senior gue, anak sastra Inggris juga tahun 2011, namanya teh Ami :D

Nah, berhubung minggu ini teh Ami nya gak bisa hadir, akhirnya teh Ami nawarin untuk ikut mentoring yang diadakan di fakultas sebelah, FISIP. Dan temanya adalah....
"Sekolah Pra-Nikah"




...

Gue gak ngerti apapun tentang hal-hal yang berhubungan dengan itu. It is still a long long way to go man. I know the title is "Sekolah" which means it doesnt need someone pro to listen to it, instead it needs someone who doesn't know anything to listen so that they will understand. Tapi, dengan gue yang masih "not-mature-enough" dan pikiran yang masih penuh dengan cita-cita untuk dicapai, gue merasa, "Well, I think the topic doesn't suit me. Gue gak ikut deh.."
Tapi temen gue, Shifa (the one who introduces us to mentoring) adalah seseorang yang sangat mendukung pernikahan dini. Jadi dia pengen banget ikutan mentoring itu, akhirnya gue dan yang lainnya jadi terpengaruh deh..

...

Okay, enough for the introduction.

Sekolah itu meninjau pernikahan dari sisi psikologis. Pengisi mentoringnya adalah teh Urfa Qurrota Ainy. Beliau adalah mahasiswi Fapsi 2011 dan beliau sudah dipersatukan dengan jodohnya (re: menikah) di usianya yang kira-kira baru menginjak awal 20an.
Waaah... I got shocked seriously. How can she married at such a young age?
Karena penasaran, akhirnya gue yang awalnya gak serius mendengarkannya jadi serius deh.
She said that... she kept the love inside for her husband for about 8 years.
Again, I got shocked. Twice harder than before (lebay sih haha). 
Man, how could she love someone secretly for 8 years? Did she not ever get bored over it?
Tapi ada satu hal yang gue ingat dari kata-kata beliau,
"Cinta dalam hati adalah doa."
Beliau tidak pernah berkirim surat-suratan (jamannya beliau itu masih jaman surat-suratan), sms pun bisa dihitung dengan satu tangan saja, dan beliau juga sangat menjaga dirinya. Tapi subhanallah ya.. Kalau memang takdir Allah, tidak ada seorang pun yang bisa menyangkalnya. Akhirnya sang pujaan hati datang juga melamar beliau.
Hal kedua yang gue inget adalah,
Banyak orang mengira menikah muda banyak menimbulkan masalah. Padahal masalah itu datang kepada siapapun, baik yang menikah tua (Haha i don't know such phrase exists) maupun yang menikah muda. Jika jodoh itu datang, maka sambutlah karena itu adalah pemberian dari Allah. Kalau kamu menolak saat ia datang, bisa jadi Allah akan menundanya lebih lama lagi, bahkan tidak jadi memberi sama sekali.
Dan hal ketiga adalah,
Kalau perempuan menolak seorang lelaki datang kepadanya untuk mengajak menikah dengan alasan masih ingin menuntut ilmu, maka perempuan tersebut salah. Justru dengan ia menikah, ia bisa belajar jauh lebih banyak dari suaminya.
Well, the last statement is enough to be sarcasm for me. 
Tapi tetap saja, I still want to have more and more experiences as long as I am still given chance for it. Because once again, my quote is YOLO. Hehehe.
Karena beliau dan suaminya adalah newlywed, jadi cerita yang beliau ceritakan so sweet semua, and the audiences were like, "Awwwww, so sweeeeet..." Hahaha namanya juga cewek. Dan teman gue, Shifa, jadi semakin ingin cepat-cepat menikah hahaha.
Shiiiif, give us your wedding invitation soooon! We wish you will meet the right person like asappp!

...

Terima kasih teh Urfa, it touches our hearts seriously. Tapi tetep aja, I am still a little girl not a lady who is ready to be married yet hehehe.
Thanks for what happened on last Friday.

Love,

Nurin :)

Friday, 25 October 2013

Nangor itu

"Nangor itu kotanya udah dingin, sepi lagi. Sangat tidak pantas buat jomblo kayak gue." - Seorang teman yang setiap harinya galau hahaha

Thursday, 24 October 2013

Friendship


Friendship.

Menurut saya sahabat itu bukan orang-orang yang selalu berada di sisi kamu setiap saat. Tapi dia yang selalu ada kapanpun kamu membutuhkannya. Orang yang gak akan pernah membuat kamu khawatir bakal kehilangan mereka, karena kamu yakin mereka akan selalu ada buat kamu. Jadi bukan sahabat versi anak-anak SMA yang selalu rame-rame kemanapun ngegeng, yang bikin kamu jadi gak mandiri dan malah bergantung sama mereka. Sahabat bukan follower lo yang ngintilin lo kemanapun, justru dia yang bisa membuat lo menjadi diri lo sendiri.

Ketika kamu mempunyai masalahpun, sahabat yang baik bukan hanya sekedar memberi kamu puk puk atau kalimat "yang sabar eaa". Tapi dia yang bisa menjadi sandaran buat kamu, menjadi teman diskusi yang paling baik, dan bisa membuat kamu melupakan masalahmu.

Pilihlah teman yang membuat kamu menjadi lebih baik. Memang benar kata pepatah kalau kita memang gak boleh milih-milih teman. Tapiiii.... Walaupun sudah senyaman apapun kamu berteman dengan teman kamu itu, tapi kalau prinsip hidup kamu gak sejalan dengannya ya sudah.. Tetap bertemanlah seperti biasa, tapi tidak dengan mengikuti gaya hidupnya.
I can have many friends as much as I want, but only few of them whom I enjoy to share my stories with.

Banyak orang-orang hebat di sekeliling gue. Mulai dari gue SMP, ada beberapa teman yang selain sukses dengan kuliahnya, mereka juga sukses dengan prinsip hidupnya. And when I meet up with them…. I don’t know, I just feel like how small I am! :(
Ada yang sudah bisa membanggakan orang tuanya dengan tidak lagi menyuruh orang tuanya mengirimkan uang saku, maupun membayar uang SPP kuliahnya, moreover she is successfully enrolling the prestigious university in this country. Ada yang sukses berorganisasi hingga dikirim untuk internship ataupun konferensi dimana-mana. Ada yang benar-benar cerdas sehingga mulai dari SMP ia sudah mengikuti olimpiade-olimpiade internasional dan menduduki peringkat teratas padahal organisasi atau komunitas yang doi ikutin banyak banget brooh. Ada yang hebat dalam berpidato dan juga berdebat hingga dalam tahun ketiganya ia kuliah, ia sudah menapakkan kakinya ke belasan (atau puluhan? Haha) negara di bumi ini, and it’s with his own money! Aaaaah subhanallah..

Dan walaupun pertemuan saya dengan orang-orang itu memang jaraaaaaaang sekali, but when we meet up, we can discuss many things. Di mana saya mendapat banyak pelajaran dari mereka.
Sekali lagi, bukan maksudnya memilih-milih teman, tapi bertemanlah dengan orang yang dapat memotivasi kamu untuk menjadi lebih baik dari dirimu saat ini. Hehehe tapi kalau udah nyaman mah ya mau gimana lagi sih…

Xoxo


(NB: Oiya I also would like to thank all of my college-sweethearts who make my life in the cold nangor much happier so I don’t feel too lonely being far away from home hehehe <3 comment-3--="">

Saturday, 12 October 2013

Cerita Dalam Diam


Cerita tentang seorang gadis yang diam-diam mengagumi seorang laki-laki,  yang ia tahu ia tidak akan pernah mendapat kesempatan itu. Tapi ia jatuh cinta. Ia jatuh cinta pada semangatnya, yang membuat gadis itu juga selalu semangat menghadapi apapun. Ia jatuh cinta pada kecerdasan dan kepemimpinannya. Ia jatuh cinta pada keberaniannya yang membuat gadis itu berpikir segalanya akan dapat diatasi jika bersamanya. Ia jatuh cinta pada lelaki tersebut yang tidak pernah mengeluh. Gadis itu tahu jalan hidupnya tidaklah mudah, tetapi yang gadis itu tahu ia tidak pernah sekalipun mendengar keluh kesah dari dirinya. Dalam diam, ia selalu memperhatikan sosoknya dari belakang. Punggung dan bahunya yang terlihat tegar, padahal gadis itu tahu punggung dan bahunya menopan beban yang sangat berat dan melelahkan. Dan ia juga jatuh cinta pada lelaki tersebut karena selalu memperjuangkan impiannya, dengan segenap usaha dan tekadnya ia berhasil pelan-pelan mendaki menuju puncak mimpi-mimpinya. Yang terpenting, gadis itu jatuh cinta karena laki-laki tersebut sangat mencintai-Nya. Dan dalam diam, gadis itu selalu berdoa agar laki-laki tersebut selalu dimudahkan dalam setiap langkahnya, dan dikuatkan dalam setiap ujiannya. Cukup dalam diam.


Semoga tuhan mempertemukan gadis itu dengan kesempatannya. 


Wednesday, 9 October 2013

Politik dan Identifikasi Kesuksesan


Politics seems dirty in everyone's opinion right?

...

Mahkamah Konstitusi itu kan pilar terakhir negara. Terus, kalau pilarnya hancur, akankah negara ini tetap bisa berdiri tegak? Sedih banget ya. Si benteng terpenting untuk negara demokrasi itu ya mahkamah konstitusi ini. Sebab konstitusilah yang menjadi si pengawas tertinggi, yang memegang keputusan tentang apakah hukum tersebut layak dijalankan, bahkan tata negara untuk mengatur kenegaraan pun datang dari pilar tersebut.

Lalu sedihnya lagi, yang dinyatakan tersangka sama KPK dari mahkamah tersebut tentu adalah orang-orang hebat dan bukan sembarang orang! They mostly graduated from prestigious school. FYI, si ketua MKnya itu lulusan Unpad dari jurusan hukum yang semua orang di Indonesia juga tahu se-elite dan sehebat apa fakultas tersebut; dalam berdebat, menyampaikan pendapat, juga berorasi (from what I saw at MUN).

Berita lainnya juga tidak kalah membuat saya miris dan sedih.Selain kasus MK tersebut, ada juga kasus yang menyeret Bapak Rudi Rubiandini, salah satu guru besar ITB jurusan teknik perminyakan yang sangat dihormati. Beliau adalah mantan kepala SKK Migas yang terlibat dalam kasus suap pelaksanaan eksplorasi hulu migas. My dad seems to know him as well dan menggambarkan beliau sebagai sosok sederhana walaupun pencapaian beliau sangat luar biasa. Bayangin saja lulusan ITB, guru besar ITB, dan ketua SKK Migas. Untuk mencapai status tersebut tentu harus melalui beberapa proses yang tidak semua orang bisa lalui bukan?

Jadi saya juga agak bingung, orang-orang yang sangat dihormati dan mempunyai reputasi-reputasi sangat baik di institusi pendidikan terbaik di negeri ini ternyata tidak bisa luput juga dari kesalahan. Walaupun memang mereka belum sepenuhnya dinyatakan bersalah. Kita doakan saja semoga KPK melakukan yang terbaik. Lalu jika itu ternyata hanya sebuah fitnah, kita doakan saja semoga semua urusannya dipermudah dan cepat beres.

Jadi intinya.....

Hahaha ya sudahlah jadi bingung sendiri kenapa ini jadi kemana-mana. Tapi pelajaran yang bisa diambil dari orang-orang tersebut buat saya itu supaya tidak mudah menghakimi orang deh. Orang yang terlihat baik belum tentu baik, dan sebaliknya. Begitu pun jangan mudah mempercayai berita yang datangnya dari "kata orang".

Anyway jadi heran sendiri deh sama orang yang mengejar cita-citanya buat jadi kaya. "Kaya" loh, bukan sukses. Soalnya menurut saya sukses tidak selalu identik dengan mempunyai banyak uang. Walaupun klise tapi serius itu mah. Kalau waktu SMA teman-teman sekelasku bilang mereka mau jadi dokter, jadi insinyur terus kerja di perusahaan energi multinasional, jadi diplomat, jadi pengacara, jadi apapun lah yang sangat keren pokoknya. And when it comes to my turn, I will simply say, "Pengen jadi seniman yang berkarya sesuka hati hahaha"

Bukankah uang hanya selebaran kertas yang diciptakan oleh manusia juga? Lantas mengapa nilainya begitu diagung-agungkan?

Semoga pilar itu tetap berdiri dengan agung menyokong kuat beribu pulau dan jutaan masyarakat di negara ini, juga dengan orang-orang cerdas yang semoga dapat menggunakan kecerdasannya untuk berbagi kebaikan di negara tercinta ini.

Sekian.

Thursday, 26 September 2013

De Schoonheid


Now I know why people always say that "Beauty comes from heart"

Because being pretty and being smart are not difficult at all.

If you want to be pretty, there is a salon, the bodyshop, fashion, cosmetics or anything that can make you prettier.

If you want to be smart, you can study as much as you want. Besides internet will help you nowadays.

But the most difficult thing to do is... Not to hurt anyone's feeling.

"Now I don't really care whether I am not pretty nor smart. As long as everyone is happy and enjoy being around me, those two things don't matter me anymore. I learn and try so hard to understand and not hurt anyone's feeling."

"Kebaikan juga akan datang sendirinya kok kalau lo baik sama sekitar lo."

:)

Saturday, 31 August 2013

My Upper-Intermediate Poem

This is a poem from my upper-intermediate grammar task. Dont ask me why I didnt write a romantic love poem like my friends did, I also dont know why my heart has been flattened lately.


Today is a school holiday so I decided to go to the beach to play water.
The sun is not even shining there but strangely everyone in the beach wears glasses.
Oh it starts raining slowly yet everyone still puts their black glasses on.
Now the black-glasses people are even dancing in the rain, I start to run as fast as I can.
Out there all of the cabs do not have the lamp and the driver also wears black glasses!
For all of the weird things happened today, I decide not to go to that beach anymore.
It is better to spend the rest of my holiday at home or I will be infected by the black-glasses-virus.

Ooooh forgive me my heart ~



Thursday, 22 August 2013

Titik Nol

"Pergilah, jelajahi dunia, lihatlah dan carilah kebenaran dan rahasia-rahasia hidup; niscaya jalan apa pun yang kau pilih akan mengantarkanmu menuju titik awal. Sumber kebenaran dan rahasia hidup akan kau temukan di titik nol perjalananmu.

Perjalanan panjangmu tidak akan mengantarkanmu ke ujung jalan, justru akan membawamu kembali ke titik permulaan.

Pergilah untuk kembali, mengembaralah untuk menemukan jalan pulang. Sejauh apa pun kakimu melangkah, engkau pasti akan kembali ke titik awal."

- Terjemahan buku Paulo Coelho, The Alchemist




Titik nol.

Ya karena pada akhirnya, ketika kamu memulai sebuah perjalanan, yang akan menjadi inti dari perjalananmu ialah menemukan rumah untuk pulang.

Sejauh apapun kamu mengembara, pada akhirnya secara alami kakimu akan melangkah pulang. Sangat sulit untuk menerjemahkan arti kata "pulang"  itu sendiri. Bisa jadi pulang dalam arti pulang ke rumah setelah sekolah, bisa jadi pulang dalam arti menerima kekalahan, entahlah tapi yang jelas makna pulang selalu berkaitan dengan rumah. Sebuah tempat yang membuatmu sangat nyaman sehingga kamu ingin tinggal selamanya di dalam sana.


Aku sendiri juga belum menemukan titik nol itu, ya iyalah perjalan masih sangat jauuuh dan kaki ini masih ingin melangkah berjauh-jauhan lagi.

Pada akhirnya titik nol dalam perjalananmu akan kamu temukan ketika kamu berusaha memulai untuk melangkah, bukan hanya sekedar menunggu kesempatan itu datang.

So, let's try our best, ya? :)

Tuesday, 16 July 2013

Dat Gevoel

One day in a small town named Wassenaar...

"Eh KBRI lagi ada dangdutan tuh kesana yuuk"

"Man gitar man, nyanyiin peterpan man"

"Anjaaas nasi padang di centrum mahal banget, ya udah deh gue beli burger king aja deh hiks hiks"

"Wooy upacara Agustusan di KBRI buruan bangun semuaaaaa"

"Eh mamanya abcd kan bikin siomay, ke rumahnya yuk" (Dan hampir semua anak kesana hahah)

***

Meanwhile in Indonesia...

"Eh lagu Will I am yang baru tuh saiiik gilaaa, yang Wiz Khalifa sama David Guetta juga mantep tuh" (But David Guetta is the only exception hahaha)

"Asik burger king udah buka cabang loh deket rumah gue, malem minggu kesana yuk"

"Ah males nih gue upacara, pura pura sakit aja ah gue ke UKS"

"Ih cafe yang di daerah xxx cozy banget tau, dessertnya juga ih kerasa banget melted cheesenya"

***

Somehow I miss that kind of feeling, of not being forced to be "gaul" or not

That kind of feeling came again when my dad's friend, Oom David and his family came from Holland and visited us in Indonesia.



Wednesday, 10 July 2013

1


"Pilihlah dia yang membuatmu merasa damai bukan lelah, yang membuatmu merasakan sejuk bukan fana, yang membuatmu melampaui mimpi-mimpi dunia untuk suatu hari bertemu lagi di surga-Nya"

Friday, 5 July 2013

Hujan Bulan Juni

Hujan Bulan Juni - Sapardi Djoko Damono


tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon berbunga itu


.... dirahasiakannya rintik rindunya, kepada pohon yang berbunga itu
dan dibiarkannya yang tak terucapkan, diserap akar pohon berbunga itu...

Friday, 28 June 2013

Travellover


Sadly, I shall have told that..... I won't make any great trips on this holiday vacation :'(

Sadly, I shall have told that..... I will spend this holiday with enrolling the "Semester Pendek"


Aaaah.. I know that should be my responsibility for messing up my last semester.
I dont know should I call it good luck or bad luck for having a second chance to fix my previous grade.
Gee, I know I should be grateful. But still, every holiday is also my precious chance to travel around this great country!

Nusa Tenggara... Im sorry maybe I will meet you later and let us really make it on the next holiday! If there are no more semester pendek. Amiiiin.

Pasti pada heran deh kenapa saya segitu sedihnya melewatkan liburan padahal teman teman saya justru malah mengeluhkan liburan yang membosankan? Dan malah bersemangat ikut semester pendek -___-

Me: Yaaah sebel ih kenapa harus ada semester pendek coba, kan mau liburan...
X: Ih gue justru malah bosen kalau liburan
Me: Pasti lu gak jalan jalan yaaaa hihihi
X: Yaa jalan jalan juga gak setiap hari kalii

Ada juga percakapan seperti ini:

Me: Eh lu mau ikutan semester pendek gak?
X: Iyalah
Me: Iiih kok gak bosen sih belajar terus? Kan lu udah pinter ih udah gak usah hahaha
X: Apaan sih -__- Soalnya gue justru bosen kalau liburan

Mungkin dewasa ini, seiring dengan meningkatnya perkembangan teknologi dan intelektual manusia (apaan sih haha), liburan justru adalah hal yang membosankan.
Tapi tidak akan berlaku bagi gue. Karena pendapat gue justru malah begini,

"People who study may know. But people who travel know more"

Karena bagi gue travelling bukan cuma untuk jalan-jalan dan bersenang-senang, tapi justru mengenal pelajaran hidup yang sangat berharga.



Gue bukan anak pencinta alam, sama sekali bukan. Tapi gue orang yang penasaran dan nekat. Dengan backpack biru kesayangan gue, gue pergi menjelajah dari satu tempat ke tempat lain. Moreover, I never bring much money, gue mencari penginapan murah dan lebih sering berbaur dengan warga. That's what people refer it to as "Backpacker".

Kesederhanaan Jogja dengan seninya yang indah. Keindahan alam pantai Bali berbaur dengan seni dan budayanya yang masih kental sehingga sangat eksotis. Keramahan orang-orang Jawa dan alam yang masih berdiri angkuh di kawasan taman nasional Semeru, Malang. Balikpapan yang kirain kota terpencil tapi ternyata mahal sekali barang-barang di sana. Lezatnya pempek Palembang cocok dengan udaranya yang panas (gak nyambung, I know)

Serius alam Indonesia itu indahnya pake banget!! Dan jadi bikin saya sebel kalo ngeliat orang yang buang sampah sembarangan :(

Dan yang terpenting, setelah berlelah-lelahnya travelling kamu akan sangat bahagia ketika sampai ke rumah kembali.

You will be grateful for what you have. Kulit yang menghitam pun tidak masalah, karena masih ada salon Rengganis yang treatmentnya sangat enak (tuh kan ga nyambung lagi)

Pokoknya.... Live while we are young! When we were get older, we might regret for the chance we didn't take.

xoxo,
Your smiling travel partner :)


My Favourite: Y-O-L-O

Thursday, 13 June 2013

Tentang Subsidi, Siapa yang Merugi?

Saya bingung sendiri melihat berita yang isinya mahasiswa di daerah Riau atau Makassar atau di manapun lagi menolak kenaikan harga BBM.

Mereka berdemo, membuat kericuhan atas nama "mahasiswa"

Doesn't it look stupid, because....

Do they really understand what SUBSIDY means??

Bahkan saya pernah membaca sebuah post singkat dari masyarakat Papua menyatakan begini,

"Kami masyarakat Papua setuju kenaikan harga BBM. Menjadi Rp 6.500,00/liter pun tidak masalah yang penting di SPBU jangan kosong. Toh kami terbiasa membeli bensin eceran yang harganya Rp 18.000,00 lebih setiap harinya. Bahkan kalau lagi kosong, kami biasa beli sampai Rp 70.000,00/liter. Jadi kalian masyarakat pulau Jawa sebelum melakukan demo harga BBM naik, coba pikirkan nasib kami yang tinggal di Papua. Minyak kalian sedot untuk supply ke Pulau Jawa, sedangkan kami kekosongan bahkan kosongnya kadang-kadang sampai berminggu-minggu sudah hal biasa. Kalian di Pulau Jawa baru naik Rp 1.500,00 dan kekosongan di SPBU 1 atau 2 hari sudah ribut luar biasa, sampai berbuat anarkis dan diliput media. Ingat, Indonesia bukan hanya Pulau Jawa."

Saya memang tidak tahu itu aslinya referensi dari mana, tapi melihat teman-teman mahasiswa berdemo dengan mengatasnamakan "rakyat kecil"....

Apakah teman-teman mahasiswa tahu rakyat kecil justru ialah yang tidak menerima subsidi BBM.

Mengapa???

Karena mereka tidak punya kendaraan.

Sudah jelas kan, jadi subsidi BBM itu dinikmati oleh orang yang tidak seharusnya. Menyedihkan bukan? :')

Seharusnya jika mereka memang mengatasnamakan "rakyat kecil", mereka akan setuju dengan mengalihkan subsidi dalam bentuk lain agar rakyat kecil dapat menikmatinya.
Masih banyak cara seperti Bantuan Langsung Tunai, Beasiswa Pendidikan, Pembangunan Infrastruktur negara ini, dan lainnya (kalau tidak dikorupsi).

Dosen saya pun pernah berkata begini,
"Saya mah setuju aja BBM dinaikkan karena saya geuleuh pisan (jijik/kesel banget) kalau subsidi BBM nya malah dipake sama geng motor buat jahatin anak orang."

Saya juga lucu banget kalau melihat di kompleks saya banyak ibu2 yang berbelanja sayur aja harus pakai motor, padahal kalau jalan kaki itu deket bangeeeeet :))

Seharusnya rakyat Indonesia itu bersyukur harganya masih Rp 6500,00/liter. Karena seharusnya harga pasaran BBM internasional itu Rp 9000,00/liter.
Dengan begitu pemerintah masih membantu menopang biaya BBM bukan?

Tenang aja kalian para mahasiswa yang berdemo, kan pemerintah sudah berjanji untuk mengalihfungsikan subsidi BBM menjadi bantuan langsung untuk rakyat kecil dan untuk pembangunan negara ini.
Dengan begitu tidak ada pilihan lain selain menaruh kepercayaan kita terhadap pemerintah, dan kita berdoa saja semoga pemerintah benar-benar menepati janjinya dengan penuh amanah :)

Lagipula, kalau harga BBM dinaikkan,
Bukankah Indonesia menjadi lebih sejuk karena menurunnya tingkat polusi oleh orang yang berkendara, bukankah keluhan kalian akan kemacetan akan berkurang karena berkurangnya orang yang berkendara, bukankah daya beli masyarakat Indonesia menjadi terjaga dan tidak menjadi konsumtif lagi?

Kenaikan BBM tidak melulu soal negatif kok kawan.

Kasian juga ya pemerintah kita... Bagaimana mau membangun Indonesia jika setiap langkahnya mengundang protes dan kericuhan walaupun memang mereka suka bermain "kotor" seperti yang sering kita lihat di berita.

But only for this time, kita percayakan saja ya :)

Thursday, 6 June 2013

Friday, 31 May 2013

Story from Yesterday


I thought it was just a feeling of loneliness so when you came it felt diferrent.

I thought it was just because I didn't like the presence of yours around so I refused to admit that I actually thought about you most.

We don't have any single thing in common, but why did I always listen to every story you tell?

You always know that I'm very good at pretending, then when I had something sad and kept it, you would always know it and it felt comfortable...

....

Anything I said, you always found it funny...

That's why I was not shy, I was not afraid of being my self when I was with you.

Don't you know since that your presence had been very important to me, but sadly I didn't realize that.
...

Until the day came and you just walked away without any reasons.

...

I thought it was my fault.

And you might be the first person who settled very special in my life. But it wouldn't last longer.

That girl who used to always forgive you, now she has already moved on with her life :)

Living in a small "town" with all these demanding things, I would.

So what's the point of you come back and act like nothing happened?

...

The sun is rising, and the darkness of night is no longer on hand.

See the world, but don't see it from my eyes.


Sincerely.

Thursday, 9 May 2013

First Committee Experiences in Freshman Year

Finally our hardwork were paid!


Memang ya, manisnya hidup itu terasa setelah lelah-lelahnya berjuang. Dan terbukti, dengan menjadi anggota panitia sebuah acara, I really know how it feels.

Let me memorize, go flash back to the... May 2013!

1. Anggota Dana Usaha, We Survived 2012

Awalnya saya ga berniat buat jadi panitia di acara malam keakraban (makrab) sastra inggris, jurusan saya, karena saya cuma mau fokus sama makrab fakultas. Da saya mah berprinsip sesuatu yang dibagi-bagi pasti ujungnya ripuh, dan pasti kalau "mendua" ga bakal ngasih yang terbaik ke dua-duanya. Tapi berhubung koor danus itu batur saya (Dini), dan berhubung anggota danus juga cuma 4 orang tapi kerjanya sangat keras, jadi aja saya ngajak 2 temen saya (Bunga, Lidya) buat gabung.
Dan disinilah kita anggota danus:
Dini, Pongo, Hanny, Kikay, gue, Bunga, Lidya, dan Rizka.
Cewe semua tapi setrooooong sekali hahaha. Kita mengerahkan seluruh tenaga untuk berbisnis (re: jualan) selama.... 2 minggu :')
Tapi kikay adalah danus khusus divisi ngamen.

Yang kita jual: Risol aneka rasa (Ayam, Daging, Apel, Keju, Pisang Cokelat), aneka gorengan, dan donat madu aneka rasa (Blueberry, Orange, Mint, Cappuccino, Tiramisu, dll)

Tapi karena pasaran lebih tertarik dengan risol dan donat madu, jadi aja kita jualan itu terus akhirnya hehehe.

Terus kita dibagi-bagi buat nyebarin dagangannya.
Dan gue bareng Bunga dan Lidya, mulai menjajakannya setiap hari KELILING UNPAD :'D

Pengalaman menyedihkan: Di FMIPA tuuhhh!! Tepatnya jurusan Biologi. Nyebelin banget tuh orang mau jualan doang biasa aja kali itu akangnya ga perlu jutek, kalo mau beli mah ya beli, kalo enggak ya bilang aja enggak. Ga perlu dijutekin gitu dooong kita juga ga maksud ganggu kok. Huh ya sudahlah.

Pengalaman memalukan: Waktu saya mau nawarin donat madu ke anak-anak bangku biru, tapi ternyata donat yang saya pegang jatoh...... Jadi aja mereka ngambil donat yang udah jatoh itu dan urang nu mayar sakabehna hahaha.

Pengalaman menyenangkan: Waktu ngamen di Dago, Bandung. Kami (Kikay, Wira, Undira, Vera, Gue, dan Bunga) dapet 100ribu dalam 2 jam :D Padahal kita cuma nyanyi lagu "Just The Way You Are" looh... Dan seharusnya lagu itu berubah nama jadi "Seratus Ribu Song".

And finally.... The D-Day sukses berat!! Alhamdulillah..

Dan sehabis D-day saya demam empat hari, dan pipi saya membengkak, oh ternyata katanya dokter, gigi belakang saya mau tumbuh hahahaha.

Dan sejak jadi anggota danus saya jadi perhitungan sekali sama duit hahahaha.

Sampai situ dulu ya, pokoknya salam dari cewe2 seterong danus.


2. Anggota Dekorasi, The Onederland

Yang satu ini emang saya pilih karena hati saya. Walaupun awalnya sempet ripuh karena bagaikan anggota terombang-ambing yang ga jelas tanpa captainnya, tapi akhirnya ada Himawan yang bersedia jadi ketua tersabar nomor 1 versi on the spot.

Well, sejujurnya hasilnya memang tidak sepuas saat kerja keras saya waktu jadi danus...

Hmm ya, sebagai penikmat gila seni rupa saya memang agak setres ngeliat hasil akhirnya.
Gimana bisa awan bertumpuk tapi tumpukannya tuh sama aja bohong. Yang bikin saya mikir kalau itu ada debu dari si pelangi. Huuft, dan bagaimana bisa ada sukro putih-putih yang melayang di atas kapal yang berbentuk trapesium dengan warna yang.... Sudahlah.

Tapi alhamdulillah itu adalah hasil terbaik yang sudah kami berikan :)

Mengingat fisik yang kebanyakan sudah tumbang karena kerja mati-matian buat sasing, dan harus bekerja lagi untuk FIB.
Mengingat penonton yang sedikit karena sudah pada pulang ke kampung halamannya karena besoknya libur. Dan akhirnya kebanyakan penonton adalah fans dari luar yang pengen liat guest star tampil..
Juga mengingat dana yang terbatas sehingga harus pakai dana kita dulu.
Dan mengingat ketua pelaksananya yang..... Sudahlah.

Tapi itu semua sangaaat keren, hasil terbaik yang kita berikan mengingat segala keterbatasannya.

Well done :)


...

Alhamdulillahirabbilalamiiiiin...

...

Dan target saya selanjutnya yang masih ada dalam wishlist saya adalah,

Seni Lukis, Futsal, Koalisi Pemuda Hijau Jabar, StreetChild Bandung, dan Nusa Tenggara!!

Bismillahirrahmanirrahiiim...

:)

Wednesday, 1 May 2013

Dedicated to My Honorable Lecturer

Untuk seorang dosen yang luar biasa.


"Use your brain if you have any."

...

Pagi itu, pagi yang menjadi awal pertama untuk memulai hari-hari kuliah.

Pagi itu di gedung C103.

Pagi itu seorang bapak tua dengan badan besar dan rambut putih duduk dengan memakai masker. Ya masker, the first thing keeps in my mind about him.

"Silahkan tanya."

Dan jika salah sedikit saja grammar atau pronounciationnya maka beliau akan langsung memotong, "Salah." Dan lanjut ke orang berikutnya.

And I am really into Mr. Wilson when he asked us about what language we want to learn besides English and Bahasa.
When it came to my turn, I said,
"Dutch."

Then, Mr. Wilson said,
"Wat wil je leren van Nederlands?"

.... Since the first time I came back to Indonesia, I really miss someone speaking Dutch to me. Then half of my heart felt like... Glad! :D Finally I found someone who could speak Dutch!

"Ik kan het Nederlands spreken, maar ik verget het. Hehe"

Sejak itu, jika saya tidak mengerti apa yang beliau katakan, maka beliau akan menjelaskannya dengan bahasa Belanda.

Dan terakhir saya berbicara dengan beliau,

"Terus berbicara bahasa Belanda, jangan sampai lupa."

...

Beliau yang suka berkata "Dungu.", beliau yang sarkatis namun sangat baik hati. Beliau yang sudah pensiun namun rela untuk tetap mengajar walaupun hanya sehari dalam seminggu. Dan beliau yang sangat berdedikasi untuk pendidikan,

He ever asked us about lecturer who likes to skip class,

Then everyone of us said, "Randyyyyy! hahahah"

Lalu beliau berkata, "Kalo ada dosen yang ga masuk harusnya kalian minta denda, karena satu pertemuan saja dosen itu sudah dapat blablabla." Saya lupa nominalnya berapa tapi saya kaget karena beliau sampai segitunya menghitung segala rupa.

....

"Orang Indonesia itu tidak bisa diberitahu dengan cara baik. Saya pernah melihat tulisan Jangan Buang Sampah Sembarangan, tetapi masih saja banyak sampah. Eh, terus saya lihat kemudian hari tulisannya menjadi, Jangan Buang Sampah Sembarang Bego. Dan sejak itu saya tidak pernah melihat sampat di tempat itu lagi." Hahahahaha.

Beliau yang suka memintai koin seribu rupiah setiap harinya, dan harus koin, beliau tidak menerima uang kertas atau pun 2 koin 500.

Beliau yang ternyata pernah menjadi mahasiswa elektro ITB namun mengeluarkan diri.

Beliau yang masih memakai kendaraan umum dari Dago, Bandung menuju Jatinangor.

Beliau yang setelah membagikan hasil tulisan kamu langsung berkata, "Tanya."

Beliau yang selalu memakai kemeja biru itu, dan ketika Wisny bertanya, he answered, "Because I have a dozen."

...

"Saya berhasil karena sering gagal."

Sosok Pak Wilson dengan pemikirannya yang luar biasa yang ternyata juga mempengaruhi murid-muridnya yang kini menjadi dosen juga. Seperti Pak Ari, Pak Bima, Taufik, Sandya.

Selamat jalan pak, saya dan juga teman-teman saya yang lain sangat bangga dan senang mendapat kesempatan untuk menjadi mahasiswa bapak.

Setiap akhir semester beliau meminta beberapa orang yang dia tunjuk untuk foto bersamanya. Dan di akhir semester itu, akhirnya beliau membuka maskernya, dan mengganti kemejanya.
Left to Right: Me, Anni, Wisny, Netti, Vera, Pak Wilson, Rizky, Tommy
:')



Wednesday, 10 April 2013

Love from Your Daughter

Mama... Bapak....


I wanna stay young and love you forever, can I?


I want to always be loved like a child, hug mom and dad after going back from school.. Tell the stories after the day...


Mom, I want to try your breakfast, everyday, drink a milk which you made.


Dad, I want to be your little daughter, whom you first taught how to ride the bicycle, how to swim, how to play badminton...

I still want to be your little daughter who can cry whenever I want, just to make mom and dad come and calm me...

However, I will still be your little daughter,


who loves you,


Always.