Saturday, 16 January 2016

The Random "Magang"

Yeay! My first post in 2016!

Anyway, this holiday should be awarded as the most random, spontaneous ever after 21-year living.

Kenapa? Karena tiba-tiba aja saya mengisi liburan ini dengan magang.

Prosesnya sangat panjang deh ceritanya. Iseng banget sumpah karena saya bukan tipe orang yang suka bekerja. Saya jauh lebih suka belajar; membaca jurnal, membuat paper analisis, atau memahami teori daripada bekerja. Walaupun belajar bisa di mana aja sih termasuk magang ini. Tetapi karena jurusan saya tidak menganjurkan mahasiswanya untuk magang jadi saya merasa tidak perlu. Mungkin karena persepsi orang-orang mengenai jurusan kami adalah menjadi peneliti, ilmuwan, sastrawan, penulis, penerjemah, bukan sesuatu yang aplikatif di lapangan sehingga tidak ada mata kuliah magang atau Job Training. Saya juga lebih ingin jadi seorang ahli linguistik saja daripada karyawan. Tapi gak ada salahnya tiba-tiba mencoba magang. 

Liburan-liburan saya sebelumnya juga selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan menyenangkan. Seperti les membatik mulai dari batik Yogya, Solo, sampai batik Sunda lulus deh tuh wkwk. Lalu ada cerita liburan mengeksplorasi sejarah Majapahit dan Jawa kuno bersama teman-teman IYCCA. Terus belajar melukis dengan media getah karet. Dan sisanya ikut semester pendek karena dahulu saya bercita-cita untuk lulus cepat. DULU. Wkwkwk. Dulu loh.

Jadi awalnya, saya dan teman saya, Wisny, sama-sama mau magang. Jadi kami barengan terus tuh mengurusnya dari awal bulan Desember. Mulai dari ngurus surat magang yang super ribet (Zbl deh sama birokrasi fakultas kami), dan akhirnya kami melamar magang tanpa surat kampus tapi surat permohonan pribadi wkwk. Setelah semuanya terkumpul dan juga mencocokkan jadwal, akhirnya kami berangkat tuh ke Jakarta. Saya dari Bogor dan dia dari Depok. Kami langsung menuju gedung Kompas Gramedia majalah di Kebon Jeruk. Why KG? Karena di situ ada majalah Bobo huhuhu. Impian saya dari dulu untuk jadi penulis anak-anak. Dan satu-satunya wadah yang bisa menampung saya untuk belajar ya majalah Bobo itu. Tapi akhirnya kami ditolak karena perusahaan tersebut cuma mau menerima peserta magang dari Fikom. Huhuhu whyyy. Saya kan juga belajar membaca-menulis dari semester 1-4 dengan jatuh bangun karena membaca dan menulis tidak sesederhana yang dikira, saya mempelajari children literature dengan susah payah, bahkan 4 paper penelitian saya objeknya adalah anak-anak.... :'(

Ya sudah, life goes on ma bro. Setelah mencoba lagi namun sudah penuh di mana-mana (karena mendadak juga sih ngurusnya, biasanya mengurus magang tuh 2-3 bulan sebelumnya) akhirnya saya sempet pasrah. Ya sudah lah, mungkin liburan kali ini emang waktunya ngurusin skripsi dengan fokus. Tetapi hidayah tiba-tiba muncul wkwk. Saya mau cari magang di luar Jakarta! Nah, tiba-tiba saya kepikiran untuk magang di luar Jakarta. Sekalian liburan. Apalagi kalau magangnya di tempat yang menenangkan seperti Nusa Tenggara atau Kalimantan. Akhirnya Dinas Pariwisata menjadi pilihan saya karena tempat tersebut mewadahi kecintaan saya untuk jalan-jalan dan bersenang-senang hahaha. Dan…. Saya akhirnya magang di Dinas Pariwisata kota Batu mulai Senin besok! Dan secara mendadak juga akhirnya saya berangkat ke Nangor untuk mengurus surat magang, dan kerennya, yang kedua kali itu surat magangnya langsung jadi sehari! (Coba dari dulu deh Pak....)

Kota Batu itu awalnya secara administratif satu kota dengan Malang. Tetapi akhirnya Batu menjadi kota sendiri. Batu dengan hawanya yang sejuk karena daerah pegunungan dan banyak kebun apel, saya rasa akan menjadi tempat yang sangat menyenangkan untuk mengisi 5 minggu kegiatan magang ini! Saya bisa naik sepeda setiap hari ke tempat kerja, terus pulangnya minum susu atau makan ketan susu. Ahhhh can’t wait! Tapi di satu sisi saya deg-degan parah juga sih soalnya ini pertama kalinya saya bekerja secara profesional wkwkw. Biasanya kan cuma ikut kepanitiaan atau mengajar. Ya ampuuun. Semoga nyaman dan menyenangkan deh! Duh, deg-degan sekali!