Saturday, 10 May 2014

Selamat Ulang Tahun, Bapak

Selamat ulang tahun, Bapak :)





Umurmu sekarang sudah lebih dari setengah abad, namun tidak sedikitpun putrimu ini bisa membanggakanmu.

Bapak yang asli Malang dan berharap putrinya ini mendapatkan orang Malang juga, at least Jawa! Haha tapi sayangnya putrinya ini gak pernah suka sama cowok Jawa.
Bapak yang setiap menceritakan masa kecilnya selalu membuatku menangis dalam hati.
Dahulu, bapak tidak pernah berkeluh kesah menolong Yangti untuk menghidupi kehidupan ketika Yangkung sudah tiada.
Bapak yang dari SMA hingga lulus kuliah S2 mendapat beasiswa full dan tidak pernah meminta uang dari Yangti.
Bapak yang berjualan di SMAnya untuk membantu Yangti padahal SMAnya adalah SMA favorite di kota Malang dan isinya adalah anak-anak orang penting semua... Tapi Bapak nggak malu :')
Bapak yang ketika lulus SMA dan diterima di Geologi ITB, awalnya tidak mau mengambilnya. Kata Bapak, kasian Yangti harus mikirin biaya kosan dan uang makan juga.
Bapak yang walaupun uang bulanan dari Yangti sudah habis karena memang sangat tidak mencukupi, namun berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri dari mengajar les, sampai jadi kenek angkot, padahal mahasiswa ITB...

Bapak itu hebat :')

Aku selalu membanggakan bapak tapi kayaknya bapak belum pernah bangga sama aku...

Bapak itu hebat karena walaupun seorang Geologist tapi suka membaca buku, jadi akhirnya anaknya juga ketularan suka membaca buku dan nyasar ke Sastra deh.
Bapak itu hebat karena selalu berhasil mendapatkan impian-impiannya walaupun Bapak orangnya nyantai banget! (Gak maksa dan muluk-muluk maksudnya)
Bapak itu hebat karena bisa ngedapetin Mama :) Mama yang cantik, pintar, anak dari keluarga baik-baik dan berada, tapi karena polos jadi Mama suka gak ngerasa deh hahaha.
Bapak itu hebat karena selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidup keluarga walaupun gaji awal menjadi Geologist sangat kecil (Tuh, siapa bilang Geologist itu kaya??)
Bapak itu hebat karena bapak jago semua olahraga! Hehehe.

Bapak yang selalu sederhana, gak pernah mengajarkan anaknya untuk hidup mewah.

Aaah Bapak... Masih banyak yang ingin kutulis tentangmu. Menggambarkan kebanggaan seorang putri akan rajanya. Tapi pernah gak Bapak bangga sama aku?

Sepertinya belum :(

Tapi Bapak selalu mendukung aku walaupun tidak sebawel Mama hehe.
Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan untuk Bapak dan Mama.

....

I can't say no more. Menulis tentang Bapak dan Mama, dua orang yang paling ku sayangi di dunia ini cuma bikin homesick dan pengen pulang...

I love you two even before I was born.
-Putrimu yang menulis di tengah-tengah deadline macam-macam yang membuatnya hampir gila, eh gak ding harus semangat!!


Bapak dan keempat anaknya :) - Brussels 2009

2 comments: