Friday, 25 April 2014

My Dramatization Work

Dramatization work of my short prose:




I don't even feel bad and sorry because my drawing turns out to be such ewh pics haha. Don't ask me why, because what I have been doing this whole time are reading and writing, no time for my hand to draw and paint anymore. Hiksss.
But it is even much better than recording my voice in soundcloud because I realized that my voice is not the kind of voice people would like to listen hahaha!

Wednesday, 23 April 2014

A Millennium JC (Jatinangor Century)


Bena closed the book, took a deep breath, and then sighed. He really felt like a crazy man now. His mind wandered to every cell of his brain since that evening-a crazy evening in Caringin. He tried to remember every pieces of that night, meeting a stranger who gave him an unfamiliar stone. He might just throw that stone away, but what that man said made him keep it. The stone he was holding now looked precisely like the picture on his Ikhtisar Kepurbakalaan Indonesia textbook. The sophomore archeology student looked at the picture again, deeply, and it stated that:
The nearly period of Megalith came to Indonesia on the Bronze Age, and developed by the Dong Son Culture (Deutro Malayan).
“Seriously? A millennium BC?”
Bena knew well that he might be deceived, but his instinct told him that this stone could be more important than he might think.
-
Finally I made it :')

Daaaan kelanjutannya masih panjang banget! So many ideas are bumping in my head and it's gonna explode soon!!
Gonna make it a novel, maybe? Hahaha.

Tuesday, 1 April 2014

From a Man's Perspective



Jangan pernah melihatku dengan matamu yang menyedihkan.
Aku tidak menyukainya karena itu hanya akan membuatku peduli kepadamu, ingin memelukmu, dan menenangkanmu.
Jangan pernah berdiri sendirian seperti sedang menunggu seseorang lainnya.
Aku tidak menyukainya karena itu hanya akan membuatku ingin berjalan di sampingmu, menggandeng tanganmu, memastikan kamu tidak akan tersandung karena kebiasaanmu melamun.
Oh iya, itu dia. Kebiasaanmu melamun.
Jangan pernah melamun dan terbengong-bengong sendiri seperti itu.
Kamu memang tampak sangat... yah aku tidak ingin memujimu, tapi itu hanya akan membuat lelaki lain ingin menggodamu, dan aku tidak menyukainya.

...

Mengapa kamu terus terdiam? Tidakkah kamu melihat betapa aku sangat berusaha untuk mendekatimu, ingin mencoba mengerti kamu.
Jawablah aku, jangan dengan tatapan matamu yang seperti itu.
Aku ingin tahu langkah hidupmu, masa lalumu, cerita-cerita masa kecilmu, tentang kamu yang katanya pernah menghabiskan masa kecilmu di suatu daerah terpencil, berpindah-pindah seperti serangga yang sedang mencari rumah sejatinya.
Apakah kamu takut?
Berapa banyak kekecewaan yang telah kamu dapati? Terlalu sering menyimpan kepercayaan yang terlalu besar kepada orang-orang yang berlalu lalang di hidupmu.
Terlalu sering bertemu orang baru namun kamu sadar tidak semuanya akan tinggal selamanya menjadi temanmu.
Apakah karena itu kamu sangat menjaga jarak dengan ku?

...

Jangan takut, percayalah padaku.
Aku mengerti ketakutanmu. Aku pun juga merasa takut ketika sendiri, ketika jauh dari keluarga dan tempat nyamanku.
Percaya atau tidak, sejujurnya aku juga takut setiap akan memulai perjalananku, petualanganku.
Walau alam bebas membuatku tenang, sejujurnya pada saat yang sama alam bebas juga membuatku sangat sendiri dan kesepian.
Hal itu wajar kok. Jika kamu ingin ketakutanmu berkurang, ikutlah berjalan denganku, merasakan petualangan-petualangan yang membuatku hidup. Maka kamu akan tahu apa yang membuat ketakutan itu berkurang.
Jangan khawatir, aku akan berusaha untuk memastikan kamu baik-baik saja, selalu.
Walau kamu merasa tidak membutuhkan, aku akan selalu ada di belakang untuk melindungimu dan di depan untuk memimpinmu, agar kamu tidak tersesat.
Aku memang tidak menjanjikanmu tidak akan pernah mengecewakanmu, tapi aku akan menjanjikanmu untuk mengerti kamu.

Karena itu, palingkanlah mukamu. Lihat aku, tapi kali ini dengan tatapan mata penuh harapan. Bicaralah denganku, jawablah aku, dengan senyum dan candamu yang kamu berikan pada orang-orang yang telah kamu percaya.
Dan akhirnya, kamu akan sadar betapa secara tidak kamu sadari, akulah yang nantinya akan melengkapimu. Melengkapi bagian yang hingga akhirnya tidak akan pernah utuh jika bagian itu bukanlah aku.

...

FOR MY FINAL CREATIVE WRITING PROJECT.

I write a short story from man's perspective, and that is what the man's character is likely about.