Aku mengagumi orang dari cara dia memandang suatu masalah.
Dia yang pantang mengeluh, dan tetap menjalaninya dengan memberikan yang terbaik.
Lately, I don't like to be on social media (esp. twitter), saya gak tau kenapa tapi setiap saya membuka social media yang satu itu, all I see is only about complaining. Either complaining about their life, their love, their loneliness, their hungriness ( yang terakhir itu paling saya tidak mengerti )
Kalo semua orang cuma bisa mengeluh..... Ya ampuuuun kapan bisa bersyukurnya kalo yang dilihat cuma kekurangan?? Kapan bisa merasa utuh dan dicintai kalo semua tweet yang dilihat cuma tentang galau dan kesepian? Saya tahu itu manusiawi, tapi.... kamu malah capek-capekin diri kamu aja loh kalau ngeluh terus gitu :')
Does it mean if you are complaining and babbling an excuse about some shits in twitter, is twitter gonna help you? Is somebody suddenly coming rushing to your place and save you?? Please, it doesn't make sense :)
After doing a really long hibernation saat liburan (lebay aja sih, orang cuma sebulan haha) dan benar-benar menghilang dari kehidupan dunia maya, saya merasa hidup saya jauh lebih realistis dan merasa benar-benar hidup. Saya mengenal banyak orang baru dari berbagai daerah (without twitter loh) dan setiap masalah yang saya hadapi, ya itu dia, dihadapi, bukannya curhat sama twitter. Waktu saya pun jadi jauh lebih berharga dan utuh tanpa menghabiskannya dengan membaca kehidupan orang lain yang sengaja dibeberkan di dunia maya tersebut.
Dan.... kebetulan saat itu sebuah account muncul, and it tweets about 5 tweets in a minute and those all about his loneliness, how he really wanna have a girlfriend hahahaha buat yang satu itu saya benar-benar ga ngertiiiii lagi pake banget. Emangnya dia pikir semua orang yang dia follow di dunia maya itu benar-benar ada, dia ga takut apa kalo dia dapet pacar dari twitter nanti pacarnya itu ternyata palsu :) palsu in everything, because once again, it is social media where you can be anything you want!
Hehehe maaf yaa bukannya saya menentang dunia maya satu itu atau bagaimana, saya juga punya twitter kok @nurinazy hahaha sekalian ceritanya.
But........... just be true to yourself :)
Nuriiiiiin!
ReplyDeleteIya banget rin, temenku juga ada yang ngerasa hidupnya jadi lebih "hidup" setelah dia kehilangan hapenya dan akhirnya terbiasa nggak twitteran.
Iya juga ya, tiap buka TL pasti isinya aneh2. Kayak yang "dipaksa" untuk liat kehidupan orang. Dan tanpa sadar isi twitter kita juga kadang isinya "keluhan".
Setelah baca ini, jadi pengen nge-deactivate account, deh. Atau mungkin cuma bakal sesekali doang buka twitternya :))
Maybe I'll stop "being somebody I want to be" dan saatnya quit blabbering and be "true to myself"!
What an inspiring writing, rin, like this banget! ;)