Wednesday, 5 February 2020

One Degree Hotter




Wisuda kali ini adalah suatu refleksi untuk selalu bersyukur dan berterima kasih. Bahwa apapun rencananya, nyatanya…ada saja hal-hal yang menghalangi kerja keras. Misalnya, andai saja pembimbingku bukan Prof J yang super sibuk karena termasuk pejabat tinggi di pemerintahan… mungkin saja aku bisa menyelesaikan studi magister ini tepat 2 tahun sehingga… bisa dapat sertifikat Cumlaude :’) Banyak drama yang telah dilalui ketika ditinggal oleh Prof J berbulan-bulan ke Rusia, ke Kalimantan, dan lainnya... Lalu, andai saja Bu C tidak pernah mengajar dua mata kuliah yang ku ambil… mungkin di transkrip nilaiku hanya ada huruf A hehe. Dan mungkin tidak akan pernah juga merasakan sensasi dibentak, dikatain, dan digebrak meja di depan kelas saat presentasi hahaha. Giliran maju pertama lagi! Udah deh, seharian jadi contoh yang buruk banget hahaha.

Tapi … Seperti yang selalu semua orang bilang, semua itu pasti ada hikmahnya. Gak ada hal buruk yang memang buruk. Kalau Prof J bukan pembimbingku, mungkin aku gak akan sepercaya diri itu saat sidang tesis. Beliau telah membaca dan memberi kritik pada tesisku dengan sangaaat detil sehingga aku bisa percaya diri saat sidang tesis. Pengalaman beliau yang banyak sekali hingga menjadi seorang guru besar pun memberiku banyak inspirasi. Selain itu, beliau bisa diajak bercerita untuk hal-hal personal sekalipun haha pokoknya Saranghae my Prof J! I am so grateful to have you as my adviser! Lalu, kalau aku tidak pernah mengambil kelas Bu C, mungkin mentalku tidak pernah terasah seperti itu hahaha. Tidak hanya itu, kalau gak ada beliau, aku gak akan bisa sepaham itu tentang etnografi dan metode pengambilan data lainnya. Luar biasa Bu C! Terima kasih juga kepada para pengajar lainnya yang selalu suportif memberikan waktu untuk diajak berdiskusi.

Saat sidang tesis! Prof J really helped me a lot! Thanks also for Prof Setiawati and Pak Totok as examiner for the helpful insight.
Semantics Class

Language Change Class

Prof Mia's Class


Pak Rahyono's Class - the one who is expert on Kearifan Lokal

With Pak Totok and Pak Mutaali, the One who works for BIN!

Lalu, dari semua penelitian yang ku lakukan selama studi magister, yang paling teringat olehku adalah penelitian psikolinguistik saat aku harus bolak-balik ke suatu TK untuk mempelajari pemahaman perspektif pada anak umur 4-5 tahun. Rasanya sulit sekali mendekatkan diri pada anak-anak TK yang malu-malu sekali terhadap orang asing sepertiku, di samping pendekatanku pun awkward haha, sampai beberapa hari baru akhirnya aku bisa mendapatkan data. Meski pada awalnya mereka malu sekaliii dan aku pun awkward tetapi pada akhirnya mereka banyak bercerita kepadaku. Pengalaman yang menyenangkan sekali meski akhirnya aku tidak menekuni psikolinguistik sebagai bidang keahlianku.

Hikmah yang ku dapat selain itu adalah mendapatkan teman-teman kelas yang menyenangkan untuk diajak berdiskusi. Meski intensitas kedekatan pertemanannya tidak sedekat teman-teman di Unpad, tetapi mereka banyak memberikanku pikiran baru mengenai hidup, keluarga, bahkan agama. Mungkin karena usia yang lebih tua dan pengalaman hidup yang lebih banyak dibanding diriku yang masih ABG ini hahaha. I remember mas arkeologi said this thing to me, “Gak perlu khawatir, 12 tahun lalu saya juga galau dan khawatir kayak kamu tapi pada akhirnya hidup akan baik-baik saja…”
Dan kalimat akan baik-baik saja itu akan ku ingat bahkan pada saat aku harus menentukan langkah selanjutnya setelah ini.

Sejujurnya, aku ingin sekali menempuh studi lanjut doktoral. Aku tahu apa yang ingin ku teliti, riset yang ingin ku perdalam tetapi aku pun tahu bahwa studi doktoral atau PhD itu tidak main-main dan sangat menekan… Teman-teman menyarankan untuk menemukan support system dahulu untuk diajak bersama tapi menemukan support system yang tepat sama sulitnya dengan menempuh studi doktoral LOL. Lagipula, menurut teman-temanku yang sudah berkeluarga dengan orang yang tepat, hidup mereka menjadi lebih memiliki arti dan tujuan. Salah satu temanku pernah berkata bahwa ketika ia menjadi seorang ibu, ia menjadi paham untuk apa ia melakukan banyak hal dalam hidupnya... :')

Here are my lads on postgrad!




ICTL gangs with Marielle! Chingu from Arizona


Kesimpulannya adalah, rasa terima kasihku untuk semua yang diberikan! I appreciate and value every single little things!

Tidak lupa juga berterima kasih untuk support system terbaik ini LOL

Mama 💛

Bapak 💛

Wisuda minimalis LOL make up seadanya dan tidak pakai high heels! Begitu pun dengan kulit hideung karena beberapa hari sebelumnya baru turun gunung 😑


Geng nambah semester LOL

With my lovely teteh 



With patung legendaris FIB UI

Geng Papandayan!